*Materi 1. Majelis Islam Kaffah*
*Ilmu sangat penting karena sebagai satu-satunya jalan
untuk beribadah yang benar dan ikhlas serta sebagai perantara (sarana)
untuk bertaqwa.*
Dengan taqwa inilah manusia menerima kedudukan terhormat disisi Allah dan keuntungan yang abadi.
Alhamdulillah, di zaman _now_, sudah banyak majelis-majelis ilmu yang membahas materi keislaman, baik yang online maupun offline. Sayang, meski kebanyakan majelis ilmu itu gratis (seperti majelis islam kaffah ataupun majelis yang lain di masjid, musholla atau bahkan di rumah-rumah), ternyata tak banyak orang yang berbondong-bondong untuk menghadirinya. Buktinya, meski majelis ilmu menjamur di mana-mana, biasanya yang hadir jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Bandingkan dengan “majelis sepak bola” atau “majelis konser musik”. Meski setiap orang harus mengeluarkan puluhan atau bahkan ratusan ribu rupiah untuk membeli karcis masuk, toh peminatnya selalu membludak walau harus berdesak-desakan. Padahal jelas, “majelis-majelis” semacam ini tak menjanjikan apa-apa selain kesenangan sesaat. Itulah realitas generasi umat hari ini.
Alhamdulillah, di zaman _now_, sudah banyak majelis-majelis ilmu yang membahas materi keislaman, baik yang online maupun offline. Sayang, meski kebanyakan majelis ilmu itu gratis (seperti majelis islam kaffah ataupun majelis yang lain di masjid, musholla atau bahkan di rumah-rumah), ternyata tak banyak orang yang berbondong-bondong untuk menghadirinya. Buktinya, meski majelis ilmu menjamur di mana-mana, biasanya yang hadir jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Bandingkan dengan “majelis sepak bola” atau “majelis konser musik”. Meski setiap orang harus mengeluarkan puluhan atau bahkan ratusan ribu rupiah untuk membeli karcis masuk, toh peminatnya selalu membludak walau harus berdesak-desakan. Padahal jelas, “majelis-majelis” semacam ini tak menjanjikan apa-apa selain kesenangan sesaat. Itulah realitas generasi umat hari ini.
Supaya generasi umat menjadi lebih baik dan kita lebih
semangat ikut majelis ilmu secara istiqomah sehingga majelis ilmu banyak
dihadiri oleh umat dan kebangkitan umat akan terbentuk, mari kita bahas
keutamaan menuntut ilmu, majlis ilmu, dan orang yang berilmu.
*A. keutamaan menuntut ilmu*
Apabila setiap orang Islam menyadari betapa pentingnya
menuntut ilmu, maka semua akan belomba-lomba mendapatkannya. Banyak
mamfaat yang diperoleh orang yang menuntut ilmu, diantaranya sebagai
berikut :
*1. Orang yang menuntut ilmu akan memperoleh pahala seperti
orang yang berrjihad.* Hal ini sesuai dengan sabda rassulullah SAW
: "Orang yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada dijalan Allah
sehingga ia kembali kerumahnya".
*2. Menuntut ilmu mempunyai keutamaan lebih baik dari pada
sholat seratus rakaat.* Hal ini sesuai sabda Rasulullah SAW kepada Abu
Zar sebagai berikut: "Wahai Abu Zar, keluarmu dari rumah pada pagi hari
untuk mempelajari satu ayat dari kitab Allah, itu lebih baik dari pada
engkau mengerjakan sholat seratus rakaat (HR. Ibnu Majah). Orang yang
menuntut ilmu meskipun hanya mempelajari satu ayat Al-Qur'an kebaikannya
melebihi dari pada orang yang sholat sunat seratus rakaat. Mengingat
demikian besarnya pahala menuntut ilmu, maka seharusnya umat islam harus
memiliki semangat belajar yang tinggi.
*3. Orang yang menempuh jalan untuk mencari ilmu akan
dimudahkan jalannya menuju surga,* sebagaimana sabda Rasulullah saw:
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
*"Barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah memudahkan untuknya jalan menuju Surga." (HR Muslim, 2699)*
*B. Keutamaan Majlis ilmu**"Barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah memudahkan untuknya jalan menuju Surga." (HR Muslim, 2699)*
*Majlis Ilmu termasuk majelis dzikir sebagai taman surga di dunia ini.*
Dari Anas, Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda ,
إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا قَالُوا وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ قَالَ حِلَقُ الذِّكْرِ
* “Jika kamu melewati taman-taman surga, maka singgahlah dengan senang.” Para sahabat bertanya,”Apakah taman-taman surga itu?” Beliau menjawab,”Halaqah-halaqah (majelis-majelis) dzikir.”* (HR at-Tirmidzi).
Melalui hadis ini, tegas Rasulullah menyamakan majelis dzikir dengan taman surga, tentu dari sisi kemuliaan dan keutamaannya, sekaligus menyebut orang yang ada di majelis-majelis dzikir sebagai orang-orang yang sedang menikmati hidangan di taman-taman surga itu (Syarh Ibn Bathal, II/5).
إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا قَالُوا وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ قَالَ حِلَقُ الذِّكْرِ
* “Jika kamu melewati taman-taman surga, maka singgahlah dengan senang.” Para sahabat bertanya,”Apakah taman-taman surga itu?” Beliau menjawab,”Halaqah-halaqah (majelis-majelis) dzikir.”* (HR at-Tirmidzi).
Melalui hadis ini, tegas Rasulullah menyamakan majelis dzikir dengan taman surga, tentu dari sisi kemuliaan dan keutamaannya, sekaligus menyebut orang yang ada di majelis-majelis dzikir sebagai orang-orang yang sedang menikmati hidangan di taman-taman surga itu (Syarh Ibn Bathal, II/5).
Keutamaan taman surga tentu tak bisa dibandingkan dengan
taman dunia. Sebab, surga itu sendiri dan apa saja yang ada di dalamnya
belum pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga atau terbersit
di dalam kalbu manusia (Tafsir ath-Thabari, XVII, 346).
*Lalu apa yang dimaksud dengan majelis zikir?* Dalam hadits
lain Rasul saw. menyebut taman-taman surga itu dengan majelis-majelis
ilmu. Inilah yang juga dipahami oleh para Sahabat seperti Abu Hurairah
RA. dan Ibn Mas'ud RA. Imam al-Qurthubi juga menyebut majelis-majelis
zikir yang dimaksud adalah majelis ilmu tentang halal dan haram. Adapun
menurut Imam al Ghazali, yang dimaksud adalah majelis ilmu-ilmu akhirat;
ilmu tentang Allah SWT dan kekuasaan-Nya serta penciptaan-Nya (Faydh
al-Qadir, I/696).
*C. Keutamaan orang yang berilmu/Ulama*
Orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu
diangkat beberapa derajat oleh Allah, dimintakan ampunan kepada Allah
bagi dirinya oleh siapa saja yang ada di langit dan di bumi, lebih utama
dari pada orang yang suka beribadah tapi tidak berilmu. Selain
keutamaan tersebut, para ulama mendapat keutamaan sebagai pewaris para
nabi. Hal ini sesuai dengan firman Allah dan sabda rassulullah SAW
sebagai berikut:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ
تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ
ۖوَإِذَاقِيلَ انْشُزُوافَانْشُزُوا يَرْفَعِ الله الذِيْنَ امَنُوا
مِنـْكُمْ وَالّذِيْنَ اُوتُو الْعِلْمَ دَرَجَـتٍ وَاللهُ بِمَا
تَعْـمَلُـوْنَ خَـبِيْـر
Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman!Apabila dikatakan kepadamu,"Berilah kelapangan didalam majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang berilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.". (Q.S Al-Mujadalah ayat 11).
Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman!Apabila dikatakan kepadamu,"Berilah kelapangan didalam majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang berilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.". (Q.S Al-Mujadalah ayat 11).
Katsir bin Qays berkata: Saya pernah duduk bersama Abu
ad-Darda di Masjid Damakus. Tiba-tiba datang seseorang kepada dia dan
berkata, “Wahai Abu ad-Darda, saya datang kepada engkau dari Madinatur
Rasul saw. demi memastikan suatu hadis yang sampai kepada diriku, bahwa
engkau pernah membicarakan hadis itu dari Rasul saw., yang tentu sangat
aku butuhkan.” Abu ad-Darda lalu berkata, “Aku memang pernah mendengar
Rasulullah saw. bersabda, “Siapa saja yang menempuh jalan untuk menuntut
ilmu, niscaya Allah akan membuka bagi dirinya salah satu jalan di
antara jalan-jalan menuju surga. Sesungguhnya para malaikat benar-benar
meletakkan sayap-sayap mereka karena ridha kepada pencari ilmu.
Sesungguhnya seorang yang berilmu (ulama) benar-benar dimintakan ampunan
kepada Allah bagi dirinya oleh siapa saja yang ada di langit dan di
bumi, hingga bahkan ikan-ikan di air. Sesungguhnya keutamaan orang yang
berilmu atas orang yang suka beribadah adalah seperti keutamaan cahaya
bulan purnama atas cahaya seluruh bintang di malam hari. Sesungguhnya
para ulama adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para nabi itu tidak
mewariskan dinar atau dirham, tetapi mewariskan ilmu. Karena itu, siapa
saja yang mengambil ilmu, berarti dia telah mengambil sesuatu yang amat
berharga.” (HR Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibn Majah dan Ahmad).
*Dengan mengetahui keutamaan menuntut ilmu, majlis ilmu,
dan orang yang berilmu, tentu sangatlah rugi jika kita bermalas-malasan
dalam mencari ilmu. Oleh karena itu, mari kita terus semangat belajar
dan rutin menghadiri majelis ilmu, sebab ilmu adalah penghias bagi
pemiliknya dan satu-satunya jalan untuk beribadah yang benar dan ikhlas
serta sebagai perantara (sarana) untuk bertaqwa. Mari menjadi pemburu
ilmu dengan menjadikan hari-hari kita untuk menambah ilmu, minum
sebanyak-banyaknya di taman-taman surga dan berenang di lautan ilmu yang
berguna.*
===
*Mari kita share materi tersebut supaya kita dan org lain dapat manfaatnya.*
Barakallahu lanaa.
Smg kt sukses mulia dunia akherat.
آمِـــــيْنْ يَا رَبَّ الْعَـــالَمِيْنْ
===
Barakallahu lanaa.
Smg kt sukses mulia dunia akherat.
آمِـــــيْنْ يَا رَبَّ الْعَـــالَمِيْنْ
*Monggo, Bagi yg ingin gabung di group wa majelis islam kaffah*
https://chat.whatsapp.com/ DSJoBmQjmoFB22eMXpXOcw
*Sebelum gabung, lihat Aturan group di:*
https://chat.whatsapp.com/
*Sebelum gabung, lihat Aturan group di:*

Prediksi Bola Energetik-BGU vs Smolevichi 01 Mei 2020 yang akan diselenggarakan langsung di Stadium RCOP-BGU. Dengan menyediakan berupa Prediksi Bola Liga Belarus untuk siaran jadwal bola malam ini yang hanya ada di https://hasilbola.vip
ReplyDelete